Benfica Tidak terima kekalahan - Drama Jadi Solusi
Rabu, 18 Feb 2026, 20.51 WIB

Pertandingan leg pertama play-off SL Benfica melawan Real Madrid di UEFA Champions League berakhir 0–1 untuk kemenangan Real Madrid. Gol tunggal dicetak oleh Vinícius Júnior di babak kedua yang membawa timnya unggul tipis sebelum leg kedua.
Namun, laga ini tidak hanya soal skor… Pertandingan sempat dihentikan selama sekitar 10–11 menit setelah Vinícius mengadu kepada wasit bahwa ia telah menjadi sasaran tindakan rasisme oleh pemain Benfica Gianluca Prestianni tak lama setelah golnya. Wasit kemudian mengaktifkan protokol anti-rasisme FIFA dan menghentikan pertandingan sementara.
Vinícius kemudian menyuarakan kekesalannya setelah laga, menyebut bahwa “rasis adalah pengecut” dalam unggahannya di media sosial, dan menegaskan bahwa sepak bola harus bebas dari diskriminasi.
Pihak Benfica dan Prestianni membantah tuduhan itu, dengan Prestianni mengatakan bahwa apa yang terjadi adalah kesalahpahaman dan bukan komentar rasis. UEFA kini tengah meninjau laporan resmi pertandingan untuk menentukan langkah lanjutan.
Insiden tersebut menarik perhatian luas dan memicu perdebatan tentang bagaimana sepak bola menangani isu rasisme, dengan dukungan besar mengalir kepada Vinícius dari rekan-rekan setimnya di Real Madrid dan komunitas sepak bola global.

.gif)

